Sahabat Tja
H. Teddy Jun Askara, SE. MM



Di kalangan anak muda, namanya cukup ngetop.
Lelaki yang suka mengenakan celana jeans ini memang kerap kali berkecimpung di kegiatan yang melibatkan anak-anak muda.
Sehingga tidak mengherankan bila dirinya populer dan sangat familiar di kalangan anak muda Kepulauan Riau.

Dia adalah Teddy Jun Askara.
Politisi muda sekaligus pengusaha sukses ini awalnya tidak tertarik pada dunia politik.
Ketika merampungkan pendidikan S2 nya di Magister Manejemen Universitas DR Soetomo Surabaya, Teddy ingin meneruskan bisnis ayahnya di bidang media massa.
Maklum, keluarga lelaki kelahiran 6 Juni 1977 ini merupakan pebisnis sukses media massa yang merambah Riau, Sumatera dan Kepulauan Riau.
Melalui jaringan Riau Pos, bisnis keluarga besar Teddy Jun Askara merambah ke berbagai daerah.

Namun nalurinya ternyata tidak hanya an sich berkiblat pada bisnis.
Pria bergesture sedang dengan kemauan kuat ini juga memilih jalur politik dalam rangka mengaktualisasikan dirinya.
Baginya bisnis dan politik bisa sejalan. Bisnis dan politik merupakan hubungan yang sangat erat kaitannya dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.
Politik akan memberikan pengaruh yang sangat besar untuk perjalanan bisnis.
Situasi politik yang tidak stabil akan mengakibatkan perekonomian yang merosot sehingga memiliki dampak besar terhadap bisnis yang ada.

“Maka dari itu jika kita akan melakukan sebuah bisnis maka kita seharusnya memiliki kepekaan dan pengetahuan terhadap politik.
Kalau kita mampu membaca dan memprediksi perkembangan politik yang terjadi di masa yang akan datang, maka kita bisa mempersiapkan langkah-langkah dan strategi bisnis yang terbaik untuk mengatasinya,” ujar lelaki suami dari Rina Hermawati ini meyakinkan.

Menurutnya, permasalahan politik yang ada juga akan berpengaruh terhadap bisnis-bisnis yang kecil hingga menengah.
Bisnis-bisnis dengan level menengah ke bawah akan merasakan dampak dari politik yang ada.
“Makanya kita harus mengetahui perubahan apa yang akan terjadi dari sebuah politik pemerintahan atau sebuah kebijakan pemerintahan. Apakah mendukung atau bahkan merugikan.
Itulah kenapa para pengusaha dan pebisnis juga banyak terlibat secara langsung dalam dunia politik.
Karena memang antara bisnis dan politik itu dua sisi mata uang yang saling menguatkan,” katanya lagi.

Mengingat begitu kuatnya pengaruh politik dan dunia bisnis, maka keinginan Teddy Jun Askara untuk terus berjibaku di dunia politik kian tidak terbendung lagi. Dan hatinya ternyata sudah lama lebih kepincut pada Partai Golongan Karya yang diyakininya sejalan dengan ide, gagasan dan jalan pikirannya dalam berpolitik.
“Dari waktu lulus SMA dulu saya sudah tertarik dengan Partai Golkar,” katanya.

Kemudian secara totalitas bergelut dengan dunia politik.
“Awal masuk ke ranah politik, rasanya seram-seram sedap.
Tapi kalau kita tidak totalitas, maka kita tidak akan menemukan apa yang kita cari,” ujar Teddy Jun Askara ketika ditemui di rumahnya yang asri.

Ketika mengawali debut pertama di belantara politik, Teddy memberanikan diri maju sebagai calon DPRD Lingga dari daerah pemilihan Dabo Singkep pada Pemilu 2004.
Namun karena pengalaman politiknya yang belum matang, dia gagal duduk sebagai anggota Dewan Lingga.
Meski perolehan suaranya cukup besar namun kalah bersaing dengan calon legislatif lainnya.

Meski begitu Teddy tidak patah arang.
Selama lima tahun, dia terus belajar tentang politik, tentang Golkar dan bagaimana meyakinkan masyarakat agar mendukungnya di pemilihan umum.
Hampir setiap hari dia habiskan waktunya bertemu tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh pemuda dan berbagai kalangan untuk bersilaturahmi.

Ternyatanya upanya melakukan pendekatan dengan berbagai kalangan masyarakat tidak sia-sia.
Hal ini dia buktikan ketika di Pemilu 2014 dia terpilih dengan perolehan suara yang cukup besar.
Bahkan karena kemampuannya, lelaki penggemar mobil jeep ini kemudian dipercaya sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau. “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaulah.
Bisnis sukses, politik juga sukses,” katanya sambil ketawa sumringah



Follow Me :

Copyright : sahabattja 2018
Term Of Use Google Playstore